Notes and Words

Notes and Words.

Awalnya aku mengira lagu ini adalah sebuah lagu patah hati. Entahlah, mungkin nada dan sajaknya yang terdengar galau membuatku berspekulasi seperti itu. Atau bahkan intelejensiku akan pemahaman sebuah bahasa asing masih dibawah rata-rata, bisa juga begitu. Namun aku suka, suka sekali. Petikan gitar dan lantunan si vokalis sedikit membuatku candu. Dan aku mulai beranggapan bahwa lagu terbaik yang mereka punya adalah Notes and Words, di mana nada dan kata-kata bekerjasama hingga mampu menyihir seorang aku.

Namun, lama dalam kedunguanku atas dugaan kalau itu lagu sakit, Kamu datang meluruskan segala-galanya yang menyimpang. Hingga aku sadar, itu bukanlah lagu galau ataupun patah hati.

Itu adalah Notes and Words. Ya, nada-nada dan kata-kata, berhamburan dan bekerjasama tak cuma untuk menyihirku.

Kini pula mereka mendeksripsi dari aku kepadamu.

===

Sebuah kutipan berbicara, kalau “Kamu mungkin takkan menyesal pernah jatuh cinta pada seseorang. Yang kamu sesali adalah memercayai bahwa mereka telah jatuh cinta padamu juga.”

Maka akhirnya, seketika kita paham kalau sebuah perasaan butuh timbal balik.

Yang bertepuk sebelah tangan adalah menyakitkan. Segala sesuatu yang telah diberi hak untuk berdua namun dikerjakan secara sepihak takkan pernah indah. Akan ada yang terluka. Akan ada yang galau. Atau patah hati terbelah dua. Berasumsi yang tidak-tidak. Dan segala-galanya yang membuat nestapa.

Baik, kita jauh mundur kebelakang dahulu.

Semenjak mengenalmu, aku tak pernah memutuskan untuk jatuh.
Aku tak pernah berandai-andai, dan berusaha giat untuk dekat. Aku sama sekali tak mencarimu. Aku menganggap Kamu manusia biasa.

Aku tak tau, tapi semuanya seperti ambruk sendiri saat Kamu hadir ditengah kerumunan orang-orang yang satu tempat bersamaan dengan aku ada pula di situ. Bagaimana mungkin bisa, ketika justru semua manusia sama (memiliki satu hidung dan sepasang mata, sepasang tangan dan sepasang kaki) Kamulah yang paling terang di antaranya? Tumpah sendiri, semua keping-keping rasa itu. Padamu, pada seseorang yang bernama Kamu.

Semakin dalam, hingga aku jatuh lagi, untuk kesekian kalinya sampai aku lelah. Sampai aku menyerah untuk menolak fakta pada diri sendiri. Sampai aku sadar bahwa dongeng-dongeng tentang putri dan pangeran sebenarnya telah ku baca sekitar lima belas halaman. Lagu-lagu tentang dua insan telah ku putar tiga kali ulang.

(Dan kemudian hari-hari berubah menjadi Sabtu dan Minggu. Kopi pagi dan cahaya matahari selalu ada sekalipun itu pukul tengah malam. Burung-burung yang berkumpul memakan biji-bijian pada genggaman tangan. Begitulah orang jatuh cinta, kan? Terasa bahagia, hilang semua lara.)

Dan kini, ruang dimana imaji dan mimpi berlomba lari, terpenuhi oleh segala macam duga. Tentang bagaimana soal Kamu, dan segala-galanya.

Aku tak ingin bahagia sendiri. Aku ingin kamu merasakan yang sama. Aku ingin Kamu menikmati jalan-jalan panjang yang penuh senandung roman, di bawah daun-daun rimbun yang bergoyang peneduh jalan. Aku ingin Kamu tersenyum sesekali, begitu namaku diucap atau fotoku dipampang. Aku ingin bahagia itu bukan pula untukku, namun untukmu juga. Aku tak ingin jatuh sendirian, aku ingin jatuh bersamamu.

I wish you could see it from this view,

Karena semua tentangmu, yang ada disekitarmu, benda-benda yang dijamahmu selalu beterbangan. Mengapung di udara seperti memiliki kekuatan majis nan ajaib. Segala-galanya menjadi terasa mungkin. Gelap berubah menjadi terang. Metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu terasa kilat. Bunga sepatu yang kuncup menjadi mekar. Apa saja.

Sebegitunya kah?

Makanya aku ingin Kamu merasakannya juga.

Atau Kamu memang sudah pula merasakan seperti itu?

Tiada tau.

Makanya aku ingatkan nada-nada itu kepadamu,
Dan aku rangkaikan kata-kata ini untukmu.

===

Diinspirasikan dari Notes and Words, oleh One Ok Rock dan Abu-Abu
-Di Samping Hujan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s